Sula, tanyamalut.id – Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Kabupaten Kepulauan Sula Periode 2026-2031 resmi dilantik.
Pelantikan berjalan penuh khidmat di Istana Daerah (Isda) Dad Hia Ted Sua,Desa Fagudu, Kecamatan Sanana. Jumat (10/10/2026).

Usai dilantik, Muhlis Soamole, mengatakan Amanah yang diberikan sebagai Ketua KORMI terpilih merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang besar.
Menurut Muhlis, Jika KONI fokus pada olahraga prestasi, maka KORMI adalah rumah bagi olahraga partsipasi. KORMI adalah wadah olahraga tradisional, dan olahraga rekreasi budaya.
Ia bilang, KORMI mengusung Visi “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat”. Maka, untuk 5 Tahun ke depan, KORMI Sula bertekad menjalankan tiga pilar utama sebagai program organisasi ini.
Pertama, AKTIFKAN Mengaktifkan kembali Induk Organisasi Olahraga atau Inorga-Inorga yang ada di Sanana dan Kepulauan Sula pada umumnya. Dari Senam Tera atau Terapi, Astaka, Sepeda, hingga olahraga tradisional seperti, Bambu Gila, Sem, Salenga, Gasing dan lainnya.
Kemudian , RANGKUL Merangkul semua kalangan. Olahraga masyarakat harus hadir di Desa-Desa, Sekolah, PerKantoran, serta hadir di komunitas masyarakat. Tidak hanya untuk yang kaum muda, tapi juga untuk lansia dan penyandang disabilitas.
Selanjutnya , Menggelorakan event. Kita akan buat Kalender Event Rakyat, dari Festival Olahraga Tradisional Sanana, Jalan Sehat Bahagia, hingga partisipasi aktif menuju FORNAS dan FORDA.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Karna wadah KORMI bukan milik saya sendiri sebagai Ketua. KORMI milik kita Bersama, Milik Pengurus dan Anggota yang saat ini mengemban amanah KORMI di Tingkat Kabupaten, Serta milik Masyarakat Sula melalui partisipasi aktif dari seluruh stac holder Cabang Olahraga rekreasi, olahraga tradisional, dan olahraga rekreasi budaya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Provinsi Maluku Utara Ir. Syaifuddin Djuba, meningkatkan kepada pengurus yang baru dilantik bahwa ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja keras dan kebersamaan.
Lebih lanjut, Syaifuddin juga menegaskan kedepan KORMI berfokus pada tiga program utama, yaitu mengaktifkan kembali cabang olahraga, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga hingga tingkat desa, serta menyelenggarakan kegiatan olahraga prestasi, tradisional, dan rekreasi.
“Kami berharap Seluruh pengurus, pemerintah daerah, OPD, dan masyarakat bisa bersinergi dalam memajukan olahraga serta mewujudkan masyarakat yang sehat dan bahagia,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Kepulauan Sula, H.Saleh Marasabesy meningkatkan KORMI dan KONI merupakan Wadah Olahraga di Sula yang memiliki peran strategis dalam memajukan Olahraga di Sula telah hadir ditengah-tengah bersama.
KORMI dan KONI memiliki peran yang sangat strategis dan berbeda. Jika KONI fokus pada olahraga prestasi bagi kalangan melenial. maka KORMI fokus pada olahraga pemuda/i dan masyarakat lanjut usia.
“Tujuan utamanya adalah membudayakan olahraga agar masyarakat menjadi bugar,gembira, luar biasa. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif dan berkarakter,” ucap Saleh.
Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia seutuhnya yang sehat jasmani dan rohani. Olahraga masyarakat dan berbagai permainan tradisional lainnya adalah kekayaan budaya kita.
“Ini bukan hanya soal keringat, tapi soal melestarikan budaya, mempererat silaturahmi, dan mencegah masyarakat dari kegiatan-kegiatan negatif,” katanya.
Oleh karena itu, saya berpesan beberapa hal kepada Pengurus yang baru dilantik Segera susun program kerja yang inovatif, inklusif dan menyentuh semua lapisan masyarakat, dari anak-anak, remaja, hingga lansia, di Desa maupun di Kota.
“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mendukung penuh keberadaan KORMI. Kami berharap KORMI menjadi mitra strategis Pemerintah dalam upaya meningkatkan Indeks Kebugaran dan Kebahagiaan masyarakat Sula,” pungkasnya (red)


























