Sula,tanyamalut.id – Unit Siaga Search and Rescue (SAR) Basarnas Sanana, Kepulauan Sula melakukan kordinasi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Muhlis Soamole, Selasa (25/8/2026).
Koordinator Unit Siaga SAR Sanana, Fahari Joshua Talumikir, menyampaikan kunjungan tersebut salah satunya untuk menindaklanjuti pembahasan antara Kepala Basarnas Ternate dan Wakil Bupati Kepulauan Sula pada awal Agustus lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Kata Fahri dibahas kebutuhan dukungan sarana dan prasarana untuk Unit SAR Sanana, mengingat hingga saat ini kantor operasional SAR masih berstatus sewa.
“Kami kunjungan di kediaman Pak Sekda untuk silaturahmi dan koordinasi. Salah satunya menanyakan hasil pertemuan Kepala Basarnas Ternate dengan Wakil Bupati terkait progres dukungan dari Pemda,” ujar Fahri.
Menurutnya, dukungan yang diharapkan terutama berupa gedung operasional dan fasilitas pendukung lainnya. Untuk pengadaan lahan baru, pihak Basarnas belum mengajukannya kepada Pemkab karena proses penyediaan lahan dinilai membutuhkan waktu cukup panjang.
“Jadi untuk sementara kami fokus bagaimana dari Pemda bisa memfasilitasi gedung operasional,” katanya.
Ia menjelaskan, sebelumnya Pemkab Sula sempat menawarkan gedung bekas Dinas Kebudayaan yang berada di kawasan Kantor Bupati. Namun, setelah didiskusikan kembali, lokasi tersebut dinilai kurang strategis karena sulit dijangkau masyarakat.
“Awalnya Pemda menyediakan gedung yang berlokasi di Kantor Bupati, bekas Dinas Kebudayaan. Tetapi setelah kami diskusikan dengan Pak Sekda, lokasinya kurang strategis karena masyarakat cukup sulit mengaksesnya,” tandasnya.
Pemkab Kepulauan Sula akan berupaya mencari alternatif gedung milik pemerintah daerah yang kosong, memadai, dan berada di lokasi yang lebih strategis untuk dijadikan kantor operasional Unit SAR Sanana.
“Respon dari Pak Sekda sangat mendukung. Pemda akan mencoba memfasilitasi dan mencari gedung milik Pemda yang kosong, memadai, serta representatif untuk ditempati, termasuk untuk peralatan dan fasilitas lainnya,”tegasnya.
Selain persoalan gedung, pertemuan tersebut juga membahas rencana peningkatan sinergi antara Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula.
Fahari berharap, ke depan pihaknya berharap dapat bersama BPBD menggelar kegiatan sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat.
“Kami juga koordinasi terkait BPBD dan Basarnas. Mudah-mudahan tahun depan bisa dibuat kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, dengan inisiator dari BPBD dan dari SAR siap mendukung,” pungkasnya (red).























