Sula,tanyamalut.id – Dalam rangka mendukung program Presiden melalui pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Komando Distrik Militer (Kodim) 1510/Sula membangun tiga Jembatan Garuda Merah Putih di sejumlah desa.
Pembangunan infrastruktur tersebut menyasar di wilayah dengan tantangan geografis berat dan akses sarana prasarana terbatas.

Di Kepulauan sendiri terdapat tiga titik yang berada di desa yang berbeda-beda. Diantaranya, Desa Pohea Kecamatan Sanana Utara, Desa Pastina Kecamatan Sanana dan Desa Fatiba Kecamatan Sulabesi Tengah.
Dandim 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani, mengatakan pembangunan ketiga jembatan tersebut saat ini terus dikebut. Dari tiga jembatan yang dibangun, satu jembatan di Desa Pohea telah mencapai progres 100 persen.
“Pembangunan jembatan di Desa Fatiba telah mencapai 90 persen dan jembatan di Desa Pastina baru mencapai 75 persen. Tentu, pembangunan tersebut salah satu dari program unggulan yang ditindaklanjuti oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) AD,” kata Zulfani Kamis (3/9/2026).
Ia menjelaskan, pekerjaan pembangunan ketiga jembatan tersebut mulai dilaksanakan sejak akhir Juli 2026. Untuk itu, pihaknya menargetkan dua jembatan yang belum selesai dapat dituntaskan pada September 2026.
“Kami targetkan akhir September sudah selesai, jika tidak ada kendala Apa-apa,” pungkasnya (red).























